jump to navigation

ayo senyum…. September 19, 2008

Posted by tia putri in opini.
Tags:
trackback

senyum pepsoden… ! ajaran yang baik… iya tidak???

Tersenyumlah…

Dan semua akan terasa indah

Akan ada kebahagiaan walau mungkin Cuma setitik

Satu hal yang tak mahal tapi sangat indah. Bahkan satu senyuman adalah satu sedekah yang bernilai pahala ( senyum pada tempatnya loh ya…).

Kata guruku sebuah senyuman melibatkan tak kurang dari 5 otot utama di sekitar mulut dan 48 otot lain di sekitar wajah dan leher. Hasil akhirnya, adalah bagaimana Anda bagi orang lain.

Senyum tidak hanya menentukan ekspresi wajah, melainkan juga membuat otak memprodusir hormon endorphin. Hormon ini menurut ilmu medis, memiliki khasiat yang bisa mengurangi rasa sakit secara fisik dan secara psikis. Itu sebabnya ada ungkapan “senyum itu sehat”. Begitu pula, otot yang berkontraksi saat kita tersenyum, jauh lebih sedikit dari pada otot yang berkontraksi saat kita marah. Maka lahirlah pepatah, “jangan marah nanti cepat tua”.

Otot yang berkontraksi karena sebuah senyuman, jumlahnya lebih sedikit daripada otot yang digunakan untuk marah. Jadi, senyum itu mudah dan murah.

Senyum yang dipaksakan alias senyum palsu, tetap bisa melahirkan rasa bahagia. Ini, masih lebih baik ketimbang marah, sedih, atau kecewa. Maka tersenyumlah sebisanya.

Jika Anda merasa kurang percaya diri, sering-seringlah tersenyum. Itu akan menaikkan rasa percaya diri Anda. Bagaimana menciptakan senyum kembali jika itu sudah lama Anda buang? Berbuat kreatiflah untuk diri sendiri. Cepat atau lambat, Anda akan menemukan senyuman Anda. Jika Anda memang sulit tersenyum lagi karena kelewat sedih, ikuti tips kepepet Saya berikut ini.

Bisa tersenyum untuk kegagalan, kesedihan, dan kekonyolan Anda di masa lalu, adalah salah satu resep bertahan hidup dan mencapai kebahagiaan. Tersenyum itu pada dasarnya murah dan ia bisa menjadi sedekah.

Saya murah senyum kok… ^_^

Comments»

No comments yet — be the first.