jump to navigation

PKM Dikti saya lolos May 22, 2009

Posted by tia putri in teknik industri-ku.
Tags: , , ,
trackback

Alhamdulillah… target saya terpenuhi… lolos PKM dan satu rejeki tambahan lagi lolos lomba rancangan bangun Diknas… subhanallah…. alloh memang baik banget …

Untuk pkm tim saya membuat rancangan alat[mesin] pengasin telur bebek. Sedang yang Diknas, saya buat modifikasi mesin pengasin tersebut dan alat pembersih telur asin. Hmmm… kenapa kita buat alat2 ini?

Kita ingin membantu pengusaha telur asin agar pekerjaannya jadi lebih efisien. Baik saat proses pembuatan maupun saat pembersihan telur bebeknya. Dalam pembuatan telur asin kan masih manual banget, mulai dari bikin adonan tanah air garam, pengadukan, pembalutan, sampai pemebersihan telur2 yang hampir jadi masih pake tangan. Nah disini kita terinspirasi gimana biar proses manual itu bisa diminimalisasi sehingga bisa memenuhi omzet pasar. Kebetulan di daerah Sragen kita punya kenalan pengusaha telur asin sukses. Kita coba rembug, dan setujulah kita buat kerjasama…

Mesin pengasin telur bebek ini bentuknya seperti sepeda statis dengan drum di depan sebagai tempat pembuatan adonan dan proses pembalutan telur dengan adonan tersebut. Nantinya memang masih menggunakan tenaga manusia untuk menggeratkkan mesin tersebut. Tapi dengan cara dikayuh layaknya sepeda, sehingga baling2 dalam drum akan berputar menggilas tanah, garam dan air menjadi satu kesatuan.

Alat dari dana PKM udah 100% jadi, sayangnya kami belum melakukan uji coba secara maksimal karena terkendala waktu kuliah dan praktikum. Tapi kami akan lakukan itu pasti, sebelum monev terakhir deadline. Kemarin kami sudah lakukan uji coba pertama, hasilnya adonan tanah air garam bisa lebih lembut dan kentalnya merata saat diolah dengan mesin. Kata pengusahanya, adonan yang seperti itulah yang diharapkan selama ini. Dulu2 karena adonan diolah maual, hasinya masih ada sedikit gumpalah dan mudah mengendap. Bahkan dengan perancangan sedemikian rupa sang pengusaha bisa meramalkan proses produksi akan meningkat enjadi 6000 butir perhari jika sebelumnya hanya 3000butir. Wow… fantastis kan naik 50%. Kita bisa kaya niehhhh… hahahaa….

Sedangkan untuk alat pemberish telur rencananya kita akan menggunakan tenaga motor, diharapkan juga bisa memaksimalkan proses produksi telur asin.. ini masih dalam rencana. Karena kami memang baru lolos seleksi proposal yang didanai… doakan lancar untuk semua kegiatan ini….

O iya… pkm ini akan diseleksi tahap akhir guna menentukan siapa yang berhak menuju PIMNAS. Ajang bergengsi di kalangan mahasiswa pecinta penelitian… saya memang masih newbe,, hanya bisa berusaha semaksimal mungkin dan tetap menaruh harapan, kiranya Allah ta’ala berkenan mengijinkan kami menuju Brawijaya dalam ajang PIMNAS… amiiiinnn….

kapan2 saya lampirkan foto2 nya ya….

Comments»

1. hanum - May 22, 2009

Mbak.. ini PKM yang proposal ya? Bukan yang PKM-AI or GT kan? Hehehe.. just confirm. Tengkyu

Gunadarma University
http://www.gunadarma.ac.id

2. iniputri - May 31, 2009

yapp betul bgt ni pkm dikti yg kmrn, yg GT-AI blm kluar,,, thx yaaa dah comment