masa depan cerah dimulai dari sarapan pagi June 5, 2009
Posted by tia putri in kisah sang putri.Tags: Add new tag, sarapan
2 comments
Fiuuuuhhhffh… jadi inget klo tiap hari ternyata saya jarang bgt sarapan. Apalagi semenjak kuliah. Dulu ketika SD klo gak sarapan, gak boleh berangkat sekolah sama ibu. Atau ibuk bakal ngejar2 sampai kelas buat ngasih makanan. Bahkan SMA pun saya selalu sarapan pagi, komplet 4 sehat 5 sempurna. Maklum dulu pas SMA ngekos+makan di tempat ibu kos..
Di solo—masa kuliah in—jarang ada warung makan buka dipagi hari. Minimal jam 9 baru jualan. Alhasil sebelum saya kuliah praktis gak pernah sarapan. Nunggu ntar jam2 10-an di kantin kampus baru bisa makan. Dan saya bisa merasakan bedanya jaman rajin sarapan dengan jaman males sarapan seperti sekarang ini…
Kita tengok yuuukkk…
Kenapa c mesti sarapan pagi? Menurut para ahli sarapan terbukti berfungsi sangat penting, terutama jika kita dituntut untuk bekerja seharian. Sarapan bukan hanya sekedar bikin perut kita kenyang, tapi juga memberikan energy agar beraktivitas dengan baik, membuat otak bekerja lebih optimal, dan yang terpenting adalah tidak membuat kita mengantuk asal porsinya sesuai. Klo bagi saya yang penting gak bikin senewen dikelas gara2 kelaperan. Hahahaaa…. Laperrrr !!! * celetuk sang Putri saat kuliah tengah serius. Hushhh… !!
Ayo makan telur June 5, 2009
Posted by tia putri in teknik industri-ku.Tags: gizi tinggi, mata sapi, telur
5 comments
<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>
Telur merupakan salah satu sumber protein dengan harga yang murah. Walaupun gitu, telur punya khasiat yang bagus loh buat tubuh kita. Kandungan nutrisinya yang tinggi adalah sumber terbaik untuk kesehatan mata. Ahli nutrisi biokimia, Elisabeth Johnson, Ph.D dari Tufts University menemukan telur memiliki lebih banyak sumber antioksidan yang baik untuk mata, yaitu karotenoid. Lutein dan zeaxanthin merupakan jenis senyawa karotenoid yang penting bagi daya penglihatan dimana keduanya yang mampu member manfaat bagi macula, daerah kecil pada retina yang bertanggung jawab terhadap ketajaman mata.hemmm…. bagus kan infonya ?

Sayangnya lewat info ini tidak dijelaskan telur apa itu? Telur ayam negri atau telur lehorn,, atau telur
bebek, puyuh atau bahkan telur burung unta.. hehehee…
Serius, yang pasti telur adalah makanan bergizi yang patut kita lirik juga sebagai alternative yang baik. Mau digoreng, direbus, atau di dadar …. Hemmmm … sama lezatnya…. ^^
Termometer Analog June 2, 2009
Posted by tia putri in teknik industri-ku.4 comments
Termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Thermometer analog bisa juga disebut sebagai thermometer manual, karena cara pembacaannya masih manual. Penggunaan air raksa sebagai bahan utama thermometer karena koefisien muai air raksa terbilang konstan sehingga perubahan volume akibat kenaikan atau penurunan suhu hampir selalu sama. Namun ada juga beberapa termometer keluarga mengandung alkohol dengan tambahan pewarna merah. Termometer ini lebih aman dan mudah untuk dibaca.
Jenis khusus termometer air raksa, disebut termometer maksimun, bekerja dengan adanya katup pada leher tabung dekat bohlam. Saat suhu naik, air raksa didorong ke atas melalui katup oleh gaya pemuaian. Saat suhu turun air raksa tertahan pada katup dan tidak dapat kembali ke bohlam membuat air raksa tetap didalam tabung. Pembaca kemudian dapat membaca temperatur maksimun selama waktu yang telah ditentukan. Untuk mengembalikan fungsinya, termometer harus diayunkan dengan keras. Termometer ini mirip desain termometer medis.
Air raksa akan membeku pada suhu -38.83 °C (-37.89 °F) dan hanya dapat digunakan pada suhu diatasnya. Air raksa, tidak seperti air, tidak mengembang saat membeku sehingga tidak memecahkan tabung kaca, membuatnya sulit diamati ketika membeku. Jika termometer mengandung nitrogen, gas mungkin mengalir turun ke dalam kolom dan terjebak disana ketika temperatur naik. Jika ini terjadi termometer tidak dapat digunakan hingga kembali ke kondisi awal. Untuk menghindarinya, termometer air raksa sebaiknya dimasukkan ke dalam tempat yang hangat saat temperatur di bawah -37 °C (-34.6 °F). Pada area di mana suhu maksimum tidak diharapkan naik di atas – 38.83 ° C (-37.89 °F) termometer yang memakai campuran air raksa dan thallium mungkin bisa dipakai. Termometer ini mempunyai titik beku of -61.1 °C (-78 °F).